Bila anda sering kecewa karena kinerja personil anda tidak seperti yang anda inginkan, atau merasa pendengaran mereka 'kurang baik' sehingga mereka sering salah memahami instruksi anda, mungkin yang salah adalah anda (sekali dalam setahun mungkin ada gunanya anda menyalahkan diri sendiri ketimbang terus menyalahkan personil anda). Jangan-jangan mungkin anda yang membuat mereka jatuh. Beberapa kebiasaan berikut mungkin menjadi kebiasaan anda.
Banyak organisasi yang secara rutin melakukan performance appraisal. Ada yang setiap tahun, semester, ada juga yang per kwartal. Caranya beragam, tetapi tujuan secara umum sama: peningkatan kinerja. Dengan adanya performance appraisal, diharapkan karyawan akan terdorong untuk meningkatkan kinerjanya dari waktu ke waktu, yang akhirnya tentu saja peningkatan kinerja organisasi secara keseluruhan. Benarkah?


Dalam setiap persyaratan sistem manajemen selalu ada persyaratan terkait pelatihan. ISO/TS-16949 malah secara eksplisit mensyaratkan adanya prosedur untuk mengidentifikasi kebutuhan pelatihan. Organisasi biasanya memenuhi persyaratan ini dengan menerapkan sistem untuk identifikasi kebutuhan, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pelatihan.
Tujuan dasar dari pelatihan adalah menutup kesenjangan antara kompetensi yang diinginkan dengan kompetensi yang ada. Kompetensi yang diinginkan bisa saja berarti saat ini atau masa mendatang dalam kaitan dengan rencana strategis organisasi. Inilah sebetulnya yang harus menjadi pijakan dalam membuat program pelatihan. Bukan sekedar memenuhi persyaratan ISO-9001 atau lainnya, tetapi untuk menutup kesenjangan kompetensi.