Bila anda ditanya apa saja hal-hal yang tak berguna (waste) di area produksi anda, apa yang langsung anda pikirkan? sampah? barang-barang bekas yang tak terpakai?
Tentu, itu adalah barang yang harus disingkirkan untuk membuat tempat kerja anda bersih, nyaman dan membuat anda mudah mencari barang. Tapi apa lagi? Ada banyak sebetulnya. Sebagian terlihat dengan jelas, sebagian lagi tidak. Semuanya membuat anda harus membuat barang dengan biaya tinggi. Taiichi Ohno, pendekar pembasmi waste, menyarankan anda untuk datang ke gemba dan pikirkan 7 macam waste berikut. Ini akan melatih anda untuk melihat semua waste, baik yang terlihat maupun tidak.
7 WasteBarang reject.
Over produksi
Bagaimana menhilangkan over produksi? Over produksi banyak alasannya. Bila anda tidak percaya diri bahwa sistem produksi anda bisa menghasilkan reject minimal, anda biasanya langsung menetapkan tingkat safety stock tertentu (lalu anda melupakan bahwa yang seharusnya dilakukan adalah memperbaiki sistem produksi anda). Maka jawabannya adalah jangan lupakan. Bila anda ingin menghindari jumlah set-up mesin yang berlebihan , anda juga cenderung untuk over produksi: membuat: satu jenis barang dengan jumlah yang lebih banyak dari kebutuhan saat ini. Jawabannya adalah membuat waktu set-up mesin secepat mungkin dan membuat jadwal produksi campur merata.
Transportasi
Bila anda perhatikan area produksi anda dengan seksama, anda mungkin akan menemukan kegiatan transportasi yang sebetulnya tidak diperlukan. Transportasi material dari station satu ke station berikutnya (walaupun mungkin hanya beberapa langkah), transportasi tool, transportasi barang jadi ke gudang. Kegiatan ini menyita waktu pekerja yang seharunya dipakai untuk hal-hal yang lebih berguna. Pilihan paling umum untuk meminimalkan kegiatan transportasi adalah membuat layout yang padat, menggunakan ruang yang juga seminimal mungkin. Bila alur proses sering berubah, mungkin anda harus memikirkan untuk menempatkan mesin-mesin dalam format U ketimbang format memanjang. Atau anda bisa mengatur layout mesin anda menjadi 'product based' ketimbang 'function based'. Lihat gambar. Bila anda sekarang memisahkan area produksi dengan pengemasan, mungkin ada satu cara untuk membuatnya berdekatan. Anda juga perlu memikirkan untuk menempatkan tool-tool yang diperlukan mesin sedekat mungkin, bukan di gudang engineering nun jauh disana.
Contoh #1 menghilangkan transportasi
Contoh #2 menghilangkan transportasi
Function based layout menjadi product based layout
Function based, terlalu banyak transportasi

Product based layout, meminimalkan transportasi

Contoh #3 menghilangkan transportasi

Waktu menunggu
Gerakan
Jangan cepat puas bila melihat operator anda sibuk (atau ke diri anda: Jangan merasa berguna bila anda sibuk, maaf). Tergantung dari kegiatan apa yang operator dan anda lakukan. Bila kegiatannya adalah mencari alat, itu adalah kegiatan yang tidak bernilai tambah. Adanya pencarian berarti adanya pengaturan yang kurang baik dalam penempatan barang. Kegiatan lain yang juga perlu diperhatikan adalah mengambil dan memindahkan barang. Mungkin ada cara untuk meniadakan kegiatan tersebut.
Contoh #1 menghilangkan gerakan yang tak perlu.

Contoh #2 merapikan penyimpanan untuk menghilangkan pencarian.

Proses berlebihan
Persediaan
Bila selama ini anda melihat persediaan sebagai suatu yang wajar, anda harus menukar kacamata anda atau melihat dengan cara lain. Persediaan membuat perusahaan harus menginvestasikan lebih banyak modal. Itu yang pertama. Persediaan juga membuat anda harus menyediakan lebih banyak ruang untuk penyimpanan, menyediakan waktu kerja tambahan untuk penataan dan juga penanganan barang. Dan ingat juga, seperti yang sudah dikatakan diatas, persediaan adalah kuburan dari banyak masalah. Coba ingat kecenderungan kecenderungan berikut: Anda mempunyai masalah tingkat reject dan takut pengiriman tak tepat waktu, anda naikkan target produksi yang tentunya akan membutuhkan persediaan material lebih tinggi. Anda mempunyai masalah set-up mesin yang terlalu lama, anda buat jadwal produksi untuk satu jenis terus menerus dalam jumlah batch besar, sekaligus untuk kebutuhan pengiriman jauh ke depan. Berarti anda menambah persediaan produk akhir. Anda punya masalah mesin yang rewel di satu station, anda buat buffer stock yang banyak waktu mesin sehat supaya station berikutnya dapat terus beroperasi. Anda punya masalah penyeimbangan waktu kerja antar sation, anda juga buat buffer stock antar station. Anda punya masalah untuk memperkirakan kebutuhan pelanggan, anda buat lagi persediaan produk akhir. Anda kubur semua masalah di produksi dalam persediaan disana sini.
Tapi masalah itu akan tetap ada dan akan terus menghantui sistem produksi anda. Masalah-masalah itu sesungguhnya mempunyai pengaruh besar terhadap biaya produksi. Apa yang harus anda lakukan? Coba kenali apa masalah yang terkubur di gundukan masalah. Hapus sumbernya dan perlahan-lahan kurangi tingkat persediaan di berbagai area sampai tingkat minimal. Perusahaan anda akan mendapat banyak keuntungan, bukan saja karena tidak perlu membeli material dengan jumlah yang terlalu banyak, tapi juga karena hilangnya masalah-masalah yang membuat biaya tinggi produksi.








