Ergonomi berasal dari bahasa latin; ergon (kerja) dan nomoi (hukum alam). Secara sederhana ergonomi berarti ilmu yang mempelajari bagamana pekerjaan seharusnya dilakukan agar sesuai dengan kondisi alamiah manusia.
Inventory sering disebut sebagai pemborosan dan kuburan masalah, menyembunyikan masalah yang sebenarnya. Tetapi mengurangi inventory tentu tak bisa sembarangan. Kecerobohan dalam mengurangi inventori bisa berakibat masalah yang lebih besar seperti Stop produks dan pengiriman barang ke pelanggan terlambat.
ISO/IWA-2 mendefinisikan produk sebagai ‘education service’ dan pelanggan adalah ‘learner’. Definisi ini sebetulnya terlalu sempit dan membawa implikasi yang tidak menguntungkan dalam penerapan sistem manajemen mutu di beberapa jenis organisasi pendidikan.
Mari ambil kasus di sekolah. Dalam persyaratan tentang identifikasi persepsi pelanggan tentang produk, maka – atas dasar definisi tersebut – yang perlu dilakukan adalah mengidentifikasi bagaimana persepsi siswa tentang layanan pendidikan yang diberikan. Anggap misalnya siswa merasa luar biasa puas. Tapi apakah itu parameter yang cukup menentukan terkait keberhasilan sekolah? Tentu tidak cukup. Ukuran keberhasilan layanan pendidikan di sekolah tentunya harus selaras dengan tujuan pendidikan. Tujuan pendidikan formal selalu terkait dengan pembentukan nilai-nilai, budi pekerti, kemandirian, kecerdasan dan sebagainya.
Kata sistem manajemen akan selalu muncul dalam benak anda setiap kali bicara tentang ISO 9001, ISO 14001, ISO TS-16949 dan standar-standar sistem manajemen lain. Apa sebetulnya sistem manajemen?
Pertama tentang sistem. Apa itu sistem? Kata “sistem” muncul dalam banyak kombinasi;: sistem komputer, sistem keamanan, sistem akuntansi, sistem pemerintahan dan beribu-ribu kata lain yang bisa disandingkan dengan sistem. Sistem adalah kesatuan berbagai komponen yang saling berkaitan untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Jadi kata kuncinya adalah ‘komponen-komponen’ dan ‘tujuan’. Contohnya, Sistem komputer adalah kesatuan dari berbagai komponen: software, monitor, hardisk, keyboard dll yang saling berkaitan untuk melakukan komputasi. Sistem keamanan adalah kesatuan dari berbagai komponen: security personnel, peralatan, pos jaga dll untuk melakukan pengamanan.
Page 1 of 8